Semua Tempat adalah Sekolah, Semua Orang itu Guru

Tentang tato, sepertinya Anda menyukainya. Mengapa?

Ya karena suka. Seperti orang suka sesuatu ya aku suka tato.

Tato pertama itu kapan?

Pas lulus SMA

Sampai sekarang sudah ada berapa jenis tato?

Tujuh

Motif tato ada …

Batak, Dayak, Papua. Kebanyakan Batak. Ada satu namanya Naga Padoha (sambil menunjukkan tangan kanannya). Naga Padoha itu simbol dari dewa ketiga dalam kepercayaan Batak kuno, Mangala Bulan. Kalau di Hindu seperti Shiwa. Dewa pertama kita sebut Batara Guru, itu seperti Brahma. Kedua itu Soripada itu seperti Wisnu, dewa penjaga dan kebijaksanaan. Naga Padohan ini simbol dari dewa ketiga dalam kepercayaan Batak terdahulu. Kan kepercayaan Batak kuno percaya tiga dunia, tiga warna suci, yang merah, hitam, putih dan tiga sistem sosial itu Dalihan Na Tolu. Akarnya kan dari situ.

rahung-web-4

Saat ini banyak taman baca atau rumah belajar di Sumut. Mereka mengajak anak-anak untuk membuka cakrawala melalui buku. Pandangan Anda?

Baguslah. Itu artinya ada inisiatif untuk memberantas buta huruf, bukan hanya buta huruf tapi buta baca. Tidak hanya buta baca tulis tapi juga buta wawasan. Sekarang orang banyak kena buta wawasan itu. Ya itu bagus, kalaupun sesama mereka belum berkolaborasi itukan hanya masalah teknis atau belum ketemu dengan jaringannya. Tapi dengan upaya untuk membuat rumah baca itu udah bagus sekali.

rahung-kutip-4

Berarti membaca itu penting menurut Anda?

Ya penting tapi problemnya memang masyarakat kita masih kurang untuk membaca. Itu yang harus kita atasi. Sekarang dunianya memang teknologi gadget. Lihat saja sekarang masyarakat perkotaan, generasi muda lebih tertarik dengan youtube, twitter dan instagram daripada sibuk dengan media mainstream.

Hobinya Anda?

Jalan-jalan. Saya juga suka baca apapun kecuali sains karena otakku gak sampai sana kali ya hahaha..

Harapan Anda untuk Sumut?

Gak hanya di Sumut sebenarnya tapi di Indonesia juga. Ya semoga setiap orang bisa tetap saling menghargai. Sekarangkan udah gak ada, udah beda tentang menghargai itu. Sumut itu kan menggambarkan manusianya. Apa ya? Ya semoga kawan-kawan yang muda bisa terus bergerak untuk Sumut. Sumutkan beda dengan kawasan yang lain. Sekarangkan sudah terbuka. Cina dulu gak bergaul dengan Orang Batak, Batak gak bergaul dengan Minang, Aceh itu dulu  tidak terbuka, sekarang sudah. Saya berharap ya itu semakin saling menerima, saling terbuka, berhubungan baik.

Rencana ke depan adakah?

Masak paling. Paling nanti tahun depan bikin film.

Tentang?

Diaspora orang Indonesia. Kami sedang sedang bekerja dengan tim kecil untuk bikin film itu. Ada editor, sutradara, produser yang cari duit. Aku gak punya duit soalnya hahaha..

Kalau sekarang impian Anda?

Pengen punya kebun kopi. Menghasilkan kopi yang enak dan bisa dinikmati orang banyak.

Punya kalimat motivasi untuk diri Anda sendiri?

Aku rasa semua tempat itu sekolah dan semua orang itu guru. Aku belajar dari siapapun yang aku temui, itu yang membuat aku bisa bertahan. Karena aku gak punya pendidikan formal yang memadai. Maka aku pun gak merasa pintar karena aku harus terus belajar dari banyak orang.

 

Editor: Hanan Lubis

Yok bagikan!
Odelia Sinaga
About Odelia Sinaga 3 Articles
Odelia Sinaga lahir di Medan dan besar di Balige, Sumatera Utara. Merantau ke Jawa untuk mengejar mimpinya menjadi jurnalis. Pernah bertualang ke Sangihe dan menoreh sejarah di Tempo. Kini sedang bersiap untuk melangkah lebih jauh.

Be the first to comment

Bagaimana pendapatmu?