Cerdas Ceria, Tumbuhkan Kembali Minat Baca Anak

27 October, 2016 Fevrina Leny Tampubolon 0

Anak-anak yang menjadi anggota Cerdas Ceria mulai dari usia 5 sampai 12 tahun. Hal ini sesuai dengan tujuan Cerdas Ceria yang diperuntukkan bagi anak-anak sejak TK sampai SMP. Menurutnya minat baca anak-anak di sana sangat tinggi. Untuk buku favorit, mereka menyukai jenis buku bergambar dan mewarnai.

Yok bagikan!

Mengumpan Bacaan di Kampung Nelayan

24 October, 2016 Khairil Hanan Lubis 0

Kami mulai menyicil bahan bangunan. Tugasku membeli berbagai keperluan di toko material, sedang para warga menjadi pelaksana proses pembangunan. Gotong royong ini berlangsung sekitar 10 bulan. Cukup lama untuk sebuah bangunan sederhana. Tapi aku menikmati betul segala upaya yang kami jalani ketika itu.

Yok bagikan!

Mimpi yang Bergerak Bersama Kareta Pustaka

20 October, 2016 Irma Sihite 0

Mewujudkan niat yang terbesit sejak tujuh tahun silam tentu tidak mudah. Tapi, bukankah perwujudan mimpi selalu dimulai dari sebuah langkah pertama? Akhirnya bersama Kareta Pustaka, Andilo menarik tali gas pertamanya pada Februari lalu. Melaju di atas roda dua, berteman buku-buku, dia mengitari Tapanuli Tengah.

Yok bagikan!

Membaca dari Kaki Gunung Sibualbuali

15 October, 2016 Citra Hasan Nasution 0

Namun dengan berkembangnya teknologi dewasa ini, peminat baca semakin menurun, khususnya bagi anak – anak. Mereka lebih memilih menonton televisi atau permainan elektronik yang akhirnya mengurangi aktivitas baca. Gundah dengan fenomena ini, Raja Aman Siregar dan istrinya Melani Rahmi Siagian mulai mencari solusi. Apalagi minat baca di kampung mereka, Desa Parau Sorat, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, tergolong rendah. Maka pada tanggal 29 Desember 2014, Taman Baca Sopo Poda berdiri.

Yok bagikan!

Pustaka di Kampung Jala

12 October, 2016 Khairil Hanan Lubis 0

Niat awalnya sederhana, buku-buku itu bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk belajar. Ismail saat itu mengajak Ina, seorang pemudi lokal yang tengah menggagas perpustakaan di rumahnya. Lewat Ina keterlibatan anak-anak muda kampung semakin dominan. Relawan pengajar, fasilitator pelatihan, hingga manajemen sehari-hari kini dikelola jaka dan dara dari selingkung Percut.

Yok bagikan!

Jabu Sihol, Tempat Singgah Senyaman Rumah

3 October, 2016 Daniel Ompusunggu 0

Para petualang di jalan, merekalah yang menjadi target untuk dapat singgah sampai menginap di Jabu Sihol. Merekalah dikategorikan sebagai jiwa-jiwa muda yang gemar menjelajah alam Indonesia. Bagi mereka rumah singgah ini dibuat untuk menginap gratis yang akan membantu memperkecil pengeluaran.

Yok bagikan!

Generasi Cerdas dan Berbudi Luhur

13 September, 2016 Sunario Aritonang 0

Menjadi bagian dari masyarakat Indonesia yang telah terdidik, Cinta Baca menangkap beban di atas dan menyadari visi mencerdaskan kehidupan bangsa dapat diwujudkan dengan meningkatkan kualitas manusianya.

Yok bagikan!

Gerakan Solutif Dinamis, Warnai Pendidikan di Kabupaten Samosir

29 July, 2016 Odelia Sinaga 0

Bicara tentang pendidikan maka sebagian besar masyarakat akan mengatakan itu adalah tanggung jawab guru, kepala sekolah, dan orang tua. Sangat jarang mereka yang berada di luar tiga pihak tersebut dengan gagah berani mengatakan “Ya, tanggung jawab saya juga”. Tapi itu dulu kawan. Sekarang kita dapat melihat semakin banyak gerakan atau komunitas positif yang bergerak di bidang pendidikan. Hal ini berarti semakin banyak orang peduli, tergerak, dan bersedia turun langsung untuk ikut hadir menyambut dunia pendidikan.

Yok bagikan!
1 2 3